www.AlvinAdam.com

Berita 24 Kepulauan Riau

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Bunga ULN Indonesia Rp 100 T Setahun, AH Serukan Jihad ...

Posted by On 15.11

Bunga ULN Indonesia Rp 100 T Setahun, AH Serukan Jihad ...

Bunga ULN Indonesia Rp 100 T Setahun, AH Serukan Jihad Memberantas Korupsi

Dr Abdullah Hehamahua mengatakan, Utang Luar Negeri (ULN) negara Indonesia terus membengkak

Bunga ULN Indonesia Rp 100 T Setahun, AH Serukan Jihad Memberantas KorupsiISTPenasehat KPK periode 2015 -2013 Abdullah Hehamahua menjadi pembicara pada acara diskusi umum dan bedah buku Jihad Memberantas Korupsi, Selasa (26/12) di Pusgit HMI/KAHMI, Pekanbaru.

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Alexander

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU -- Penasehat Korupsi (KPK)'>Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2005-2013, Dr Abdullah Hehamahua mengatakan, Utang Luar Negeri (ULN) negara Indon esia terus membengkak pada periode ini. Bunga ULN yang harus dibayar dari APBN rata-rata Rp 100 triliun setahun.

Ia menguraikan, jumlah ULN tersebut kian meningkat pada 2017. Pada akhir 2014 ULN certatat Rp 2.604,93 triliun. Pada Mei 2017 total utang luar negeri Indonesia mencapai Rp 3.672,33 triliun. Sejak pemerintahan Joko Widodo ULN RI meningkat sebanyak Rp 1.067,4 triliun.

"Pada teori statistiknya, Indonesia masuk negara dengan pertumbuhan ekonomi terbaik di dunia. Tapi masyarakat tidak menikmatinya," kata dia pada diskusi umum dan bedah buku karangannya, Jihad Memberantas Korupsi, Selasa (26/12) di Pusgit HMI/KAHMI Riau, Jalam Melayu, Kota Pekanbaru, Riau.

Ia mengatakan, BUMN banyak yang tergadai ke negara China, seperti BRI, BNI dan Mandiri, akibat pembangunan fisik.

Ia menyebut, cara mengatasi kondisi negara yang digerogoti oleh korupsi adalah dengan mereformasi birokrasi, dan DPR/DPRD beserta pemerintahan harus bisa mengeksplorasi potens i.

Kegiatan yang ditaja Badan Koordinasi (Badko) HMI Riau-Kepulauan Riau itu cukup menarik. Apalagi Badko HMI Riau-Kepri memghadirkan 2 orang pembedah yakni Fachri Djasin dan Jhoni Setiawan Mundung.

Pada awal diskusi dimulai, Abdullah Hehamahua mengemukakan, dia secara sadar memilih diksi "jihad" pada judul bukunya. Diksi tersebut dinilai sangat tepat dan mendalam melihat banyak yang salah kaprah dengan arti jihad.

"Saya dengan sadar memakai kata jihad (pada buku Jihad Memberantas Korupsi). Kenapa ketika orang bicara jihad, dianggap teroris, anti NKRI, Anti Pancasila, radikalisme dan seterusnya," kata dia.

Sementara itu, kata dia, jihad yang paling kecil itu adalah membuang duri di jalan. Ia mengutip sebuah hadist mengenai jihad paling kecil itu.

Halaman selanjutnya 12
Penulis: Alex Editor: Teddy Yohannes Tarigan Sumber: Tribun Pekanbaru Ikuti kami di Pembeli Dibuat Gagal Fokus karena Penampilan Gadis Penjual Daging Satu Ini Sumber: Google News | Berita 24 Kepri

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »