www.AlvinAdam.com

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Kapolri Juga Akan Beri Penghargaan BNN Terkait Penangkapan ...

Posted by On 00.16

Kapolri Juga Akan Beri Penghargaan BNN Terkait Penangkapan ...

JAKARTA, KOMPAS.com - Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian berencana memberi penghargaan terhadap Badan Narkotika Nasional ( BNN) atas pengungkapan 1 ton sabu di kapal MV Sunrise Glory, awal Februari 2018 lalu.

Penghargaan sebelumnya juga diberikan kepada anggota Polri yang terlibat dalam pengungkapan 1,6 ton sabu di perairan Anambas, Kepulauan Riau.

"Kami juga beri penghargaan ke BNN. Saya sudah tandatangan," ujar Tito di kompleks Mabes Polri, Jakarta, Selasa (27/3/2018).

Penghargaan yang diberikan bisa berupa pin kehormatan, kenaikan pangkat luar biada, hingga tiket sekolah serta promosi jabatan. Ia telah berkoordinasi dengan bagian SDM untuk mengatur acara pemberian penghargaan itu.

"Terserah mau di Mabes Pilri, di BNN. atau di mana. Terserah. Saya berikan penghargaan yang sama," kata Tito.

Baca juga : 1,6 T on Sabu Akan Dimusnahkan pada Maret 2018

Tito mengatakan, permasalahan narkoba menjadi atensi Polri karena peredarannya yang masif. Oleh karena itu, perlu ada penghargaan bagi pihak-pihak yang berkontribusi dalam penggagalan penyelundupan narkoba, tak hanya Polri, tapi juga TNI dan Bea Cukai yang menunjang kerja Polri.

Sabu 1 ton dan 1,6 ton yang terungkap mungkin hanya sebagian kecilnya. Tito meyakini masih banyak penyelundupan narkoba yang lolos masuk ke Indonesia. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya sinergi. Dengan adanya penghargaan ini, diharapkan anggota Polri akan termotivasi dalam bekerja untuk menghasilakn prestasi.

"Bagi yang lain di wilayah yang belum dapat, silakan mikir, buat prestasi. Mari kita berlomba-lomba buat prestasi," kata Tito.

Baca juga : Kronologi Penangkapan Kapal yang Bawa 1,6 Ton Sabu di Batam

Sebelumnya, kapal MV Sunrise Glory, kapal yang diamankan KRI Sigurot 864 diperairan S elat Phillip, mengangkut sebanyak 1 ton yang disimpan dalam 41 karung beras.

Nilainya minimal mencapai sekitar Rp 1,5 triliun. Proses penangkapan berawal saat KRI Sigurot-864 sedang patroli di perairan Selat Singapura. Petugas kemudian mendeteksi adanya kapal nelayan berbendera Singapura melintas di luar jalur pelayaran dan memasuki wilayah perairan Indonesia.

Selama proses pemeriksaan awal, ditemukan MV Sunrise Glory merupakan kapal ikan yang mengibarkan bendera Singapura dengan empat orang ABK berkewarganegaraan Taiwan.

Kapal Sunrise Glory seharusnya berbendera Indonesia karena seluruh dokumen kapal berasal dari Indonesia.

Sesuai informasi dari nahkoda, kapal tersebut berlayar dari Malaysia menuju Taiwan. Namun setelah dicocokan dengan dokumen Port Clearance, kapal tersebut berlayar dari Malaysia menuju Thailand.

Parahnya lagi seluruh dokumen yang dimiliki kapal hanya foto copy atau tanpa dokumen asli. Dan kapal ini rencananya akan digunakan mena ngkap ikan di perairan Taiwan.

Kapal ini juga diduga Phantom Ship karena berbendera ganda. Kapal diduga memiliki nama Sun De Man 66.

Kompas TV Seperti apakah kapal pembawa sabu ini, berikut ini penelusuran Tim Gelar Perkara.

Berita Terkait

4 Tersangka dan Barang Bukti 1,6 Ton Sabu Diterbangkan ke Jakarta

Presiden Jokowi Apresiasi Penangkapan Sabu Seberat 1,6 Ton di Kepri

Kapolri Kantongi Identitas Pemesan 1,6 Ton Sabu

Empat Tersangka dan Barang Bukti 1,6 Ton Sabu Dibawa ke Mabes Polri Hari Ini

Berasal dari China, Sabu 1,6 Ton Akan Diedarkan di Jakarta

Terkini Lainnya

Marvia Malik, Pembawa Berita Transgender Pertama di Pakistan

Marvia Malik, Pembawa Berita Transgender Pertama di Pakistan

Internasional 27/03/2018, 14:03 WIB Presiden: Jangan Sampai Berita Bohong, Fitnah, Ada Dimana-mana

Presiden: Jangan Sampai Berita Bohong, Fitnah, Ada Dimana-mana

Nasional 27/03/2018, 14:02 WIB Kapolri Juga Akan Beri Penghargaan BNN Terkait Penangkapan Sabu 1 Ton

Kapolri Juga Akan Beri Penghargaan BNN Terkait Penangkapan Sabu 1 Ton

Nasional 27/03/2018, 13:57 WIB TKI dari Malaysia Bawa 'Rice Cooker' Berisi Bawang dan Narkoba

TKI dari Malaysia Bawa "Rice Cooker" Berisi Bawang dan Narkoba

Regional 27/03/2018, 13:56 WIB Mendadak, Jokowi Terima Perwakilan Ojek Online yang Berdemo

Mendadak, Jokowi Terima Perwakilan Ojek Online yang Berdemo

Nasional 27/03/2018, 13:56 WIB MaPPI FHUI Minta Presiden Jokowi Tunda Pembacaan Sumpah Arief Hidayat

MaPPI FHUI Minta Presiden Jokowi Tunda Pembacaan Sumpah Arief Hidayat

Nasional 27/03/2018, 13:55 WIB KPU Tolak Usulan Pemerintah untuk Ubah PKPU Pencalonan

KPU Tolak Usulan Pemerintah untuk Ubah PKPU Pencalonan

Nasional 27/03/2018, 13:47 WIB Begini Kesulitan KPK Melacak Aset di Kasus E-KTP

Begini Kesulitan KPK Melacak Aset di Kasus E-KTP

Nasional 27/03/2018, 13:44 WIB Polda Sulsel Sita 5 Mobil dan 1 Moge Milik CEO Abu Tours

Polda Sulsel Sita 5 Mobil dan 1 Moge Milik CEO Abu Tours

Regional 27/03/2018, 13:42 WIB Anies Mengaku Tak Bahas Pilpres Saat Sambangi Rumah Prabowo Semalam

Anies Mengaku Tak Bahas Pilpres Saat Sambangi Rumah Prabowo Semalam

Megapolitan 27/03/2018, 13:41 WIB Jokowi kepada CPNS: Saudara Harus Kepo, Jangan Terjebak Rutinitas Pekerjaan

Jokowi kepada CPNS: Saudara Harus Kepo, Jangan Terjebak Rutinitas Pekerjaan

Nasional 27/03/2018, 13:40 WIB Dikira Kosong, Peti Tersimpan 150 Tahun di Sydney Ternyata Berisi Mumi

Dikira Kosong, Peti Tersimpan 150 Tahun di Sydney Ternyata Berisi Mumi

Internasional 27/03/2018, 13:34 WIB Terpidana Bom Samarinda Ikuti Pengajian dan Baca Buku Terdakwa Bom Thamrin

Terpidana Bom Samarinda Ikuti Pengajian dan Baca Buku Terdakwa Bom Thamrin

Megapolitan 27/03/2018, 13:34 WIB Kerap Bermasalah, Pemkab Semarang Akan Ambil Alih Pelatihan TKI

Kerap Bermasalah, Pemkab Semarang Akan Ambil Alih Pelatihan TKI

Regional 27/03/2018, 13:27 WIB Kereta MRT yang Didatangkan dari Jepang dalam Kondisi Siap Digunakan

Kereta MRT yang Didatangkan dari Jepang dalam Kondisi Siap Digunakan

Megapolitan 27/03/2018, 13:26 WIB Load MoreSumber: Google News | Berita 24 Kepri

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »