www.AlvinAdam.com

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Pemerintah dan BI Sepakat Kembangkan Industri Berorientasi ...

Posted by On 11.07

Pemerintah dan BI Sepakat Kembangkan Industri Berorientasi ...

Gubernur Bank Indonesia Agus MartowardojoKOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERA Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo

BATAM, KOMPAS.com - Pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan Bank Indonesia (BI) menyepakati, stabilitas makroekonomi yang terjaga disertai struktur perekonomian kuat merupakan prasyarat untuk membawa pertumbuhan ekonomi Indonesia yang lebih kuat, berkelanjutan, berimbang, dan inklusif. Upaya untuk mencapai tujuan tersebut perlu didukung surplus neraca berjalan (current account).

"Salah satu strategi penting yang perlu ditempuh adalah melalui percepatan pengembangan industri berorientasi ekspor , baik padat karya maupun berteknologi tinggi (technology intensive), termasuk industri hilir," kata Gubernur BI Agus DW Martowardojo dalam konferensi pers Rapat Koordinasi Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, dan BI di Batam, Kepulauan Riau, Jumat (13/4/2018).

Perluasan akses pasar komoditas manufaktur serta penyediaan kawasan industri diyakini dapat mendorong berkembangnya industri nasional. Rapat koordinasi pub mengidentifikasi 4 arah kebijakan utama guna mempercepat pengembangan industri berorientasi ekspor.

Pertama, pengembangan kawasan industri secara menyeluruh, didukung insentif yang memadai dan infrastruktur yang berkualitas. Kedua, penyediaan sumber daya manusia yang mampu mengimbangi aplikasi teknologi dan inovasi di manufaktur.

Baca juga: World Bank: AS-China Perang Dagang, Ekspor Asia Tenggara Akan Turun

Ketiga, perluasan akses pasar melalui perjanjian perdagangan. Keempat, keterkaitan industri domes tik dengan rantai nilai global.

Rapat Koordinasi diinisiasi bersama oleh Gubernur BI dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, serta dihadiri oleh Dewan Gubernur Bank Indonesia, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, dan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita. Rapat juga dihadiri Duta Besar Indonesia untuk Singapura, Gubernur Kepulauan Riau, Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, para Walikota dan Bupati di Provinsi Kepulauan Riau.

Rapat tersebut juga menyepakati 4 langkah strategis yang akan diwujudkan dalam bentuk kebijakan yang konsisten dan bersinergi. Pertama, mendorong berkembangnya industri berorientasi ekspor di daerah melalui pemberian kemudahan perizinan dan insentif fiskal.

Kedua, menurunkan biaya logistik industri domestik melalui peningkatan kapasitas dan efisiensi infrastruktur konektivitas, air dan listrik. Khusus untuk Kepulauan Riau, untuk mendukung pengembangan potensi Batam sebagai pusat industri, perdagangan dan logistik.

Ketiga, penguatan sumber daya manusia untuk mendukung penyediaan tenaga kerja dengan skill yang sejalan dengan kebutuhan perkembangan teknologi dan otomasi proses produksi (Industry 4.0). Terakhir, perluasan pasar ekspor industri nasional dengan menambah kerja sama perjanjian perdagangan bilateral atau multilateral (Free Trade Agreement/FTA dan Preferential Trade Agreement/PTA) dengan tetap mempertimbangkan kepentingan nasional.


Berita Terkait

Kemenperin Sebut Pembatasan Impor Bahan Baku Bisa Ganggu Produk Ekspor

Kembangkan Industri Berorientasi Ekspor, BI dan Pemerintah Gelar Rapat di Batam

Indonesia Sasar Ekspor ke Negara Afrika dengan Penduduk Besar

Mendag: Eropa Hambat Ekspor CPO, Indonesia Tak Boleh Berdiam Diri

Indonesia Ekspor Dedak ke China

Terkini Lainnya

Ini Alasan Pesatnya Pertumbuhan Perusahaan Fintech di Indonesia

Ini Alasan Pesatnya Pertumbuhan Perusahaan Fintech di Indonesia

Keuangan 13/04/2018, 23:14 WIB LRT Jabodebek, MRT, KRL, dan KA Bandara Bakal Terhubung ke Dukuh Atas

LRT Jabodebek, MRT, KRL, dan KA Bandara Bakal Terhubung ke Dukuh Atas

Makro 13/04/2018, 22:48 WIB Moody's Naikkan Peringkat, Darmin Sebut Aneh kalau Ada yang Tak Percaya

Moody's Naikkan Peringkat, Darmin Sebut Aneh kalau Ada yang Tak Percaya

Makro 13/04/2018, 22:24 WIB Adhi Karya Ubah Susunan Direksi

Adhi Karya Ubah Susunan Direksi

Makro 13/04/2018, 22:03 WIB Tumbuh Pesat, 135 Perusahaan Fintech Kini Ada di Indonesia

Tumbuh Pesat, 135 Perusahaan Fintech Kini Ada di Indonesia

Keuangan 13/04/2018, 21:48 WIB PT    KAI Segera Luncurkan Kereta 'Sleeper'

PT KAI Segera Luncurkan Kereta "Sleeper"

Bisnis 13/04/2018, 21:22 WIB Mudik Lebaran, Kendaraan Berat Dilarang Lewat Perlintasan Sebidang Liar

Mudik Lebaran, Kendaraan Berat Dilarang Lewat Perlintasan Sebidang Liar

Makro 13/04/2018, 21:11 WIB Arti Rating dari Moody's untuk Indonesia

Arti Rating dari Moody's untuk Indonesia

Makro 13/04/2018, 20:47 WIB Pengerjaan LRT Jabodebek Capai 36,3 Persen

Pengerjaan LRT Jabodebek Capai 36,3 Perse n

Bisnis 13/04/2018, 20:32 WIB Kenaikan Peringkat Tunjukkan Kondisi Ekonomi Indonesia Membaik

Kenaikan Peringkat Tunjukkan Kondisi Ekonomi Indonesia Membaik

Makro 13/04/2018, 20:08 WIB Begini Tahapan Layanan Fintech untuk Terdaftar di OJK

Begini Tahapan Layanan Fintech untuk Terdaftar di OJK

Makro 13/04/2018, 19:37 WIB Mudik Lebaran 2018, 'Rest Area' Temporer Disiapkan di Tol Fungsional

Mudik Lebaran 2018, "Rest Area" Temporer Disiapkan di Tol Fungsional

Makro 13/04/2018, 19:10 WIB Bagi Industri Sawit, Sains dan Teknologi adalah Jawaban

Bagi Industri Sawit, Sains dan Teknologi adalah Jawaban

Rilis 13/04/2018, 18:50 WIB Sebulan Jelang Puasa, Harga Bahan Pangan Masih Normal

Sebulan Jelang Puasa, Harga Bahan Pangan Masih Normal

Makro 13/04/2018, 18:36 WIB BMKG: Waspadai Dampak Musim Kemarau Saat Mudik Lebaran 2018

BMKG: Waspadai Dampak Musim Kemarau Saat Mudik Lebaran 2018

Makro 13/04/2018, 18:09 WIB Load MoreSumber: Google News | Berita 24 Kepri

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »