www.AlvinAdam.com

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Rawan Pelanggaran Pekerja Asing, Kantor Imigrasi Belakang ...

Posted by On 20.28

Rawan Pelanggaran Pekerja Asing, Kantor Imigrasi Belakang ...

Kepala Seksi Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian (Wasdakim) Kantor Imigrasi Kelas II Belakang Padang, Washono.KOMPAS.com/HADI MAULANA Kepala Seksi Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian (Wasdakim) Kantor Imigrasi Kelas II Belakang Padang, Washono.

BATAM, KOMPAS.com - Kantor Imigrasi Kelas II Belakang Padang merupakan Kantor Imigrasi tertua di Indonesia dalam pengawasan garis terdepan terhadap orang asing yang masuk ke wilayah Kepulauan Riau (Kepri), Indonesia.

Kantor yang berdiri sejak tahun 1948 ini dulunya Pos Kantor Imigrasi Tanjung Pinang. Lalu sekitar tahun 1960 berganti jadi Kantor Imigrasi Belakang Padang, membawahkan Pos Imigrasi Ranai Natuna, Dabo Lingga, dan Batam.

Pada tahun 1986, Kantor Imigrasi Belakang Padang ini memisahkan diri dan berganti nama menjadi Kantor Imigrasi Kelas II Belakang Padang.

Kepala Seksi Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian (Wasdakim) Kantor Imigrasi Kelas II Belakang Padang Washono mengatakan, Kantor Imigrasi Kelas II Belakang Padang sebagai kantor yang langsung berhadapan dengan negara tetangga Malaysia dan Singapura.

"Kami melakukan patroli terhadap perbatasan. Fungsi kami tetap mengamankan wilayah NKRI, terutama pulau terdepan yang berbatasan langsung dengan negara tetangga yang ada di Kepri," kata Washono, Kamis (5/4/2018).

Baca juga: Dianggap Ingin Jadi TKI Ilegal, 81 Pemohon Paspor Ditolak Kantor Imigrasi

Kantor Imigrasi Kelas II Belakang Padang ini membawahkan Kecamatan Belakang Padang dengan enam kelurahan yang merupakan pulau terluar, di antaranya Pulau Kasu, Sekanan Raya, P emping, Pulau Terong, dan Tanjung Sari.

"18 persen wilayah pengawasan Kantor Imigrasi Kelas II Belakang Padang daratan, dengan jumlah 138 pulau, yang berpenghuni sebanyak sekitar 70 pulau," ungkap Washono.

Dari 138 pulau, ada beberapa pulau yang dikelola perusahaan asing, yakni Pulau Manis dan Pulau Pemping, dan sampai sekarang masih dalam pengawasan Kantor Imigrasi Kelas II Belakang Padang.

"Pulau Manis sendiri informasinya sedang mangkrak, begitu juga Pulau Nirup," ujarnya.

Untuk pengawasan, pada 2018 ini sudah dilakukan lima kali dan sebulan bisa dua kali.

"Tapi, bisa lebih kalau ada laporan dari masyarakat," ucapnya.

Baca juga: Imigrasi Batam Deportasi Turis Asing Bermasalah, Salah Satunya karena Mabuk

Untuk pengawasan, Washono mengaku belum maksimal karena keterbatasan alat tranportasi yang dimiliki Kantor Imigrasi Kelas II Belakang Padang sebagai pengawasan garis terdepan perbatasa n dengan negara tetangga.

"Kami hanya ada satu kapal yang sudah ada sejak tahun 1996 dan itu memang perlu dilakukan pembaruan. Untuk pengawasan biasanya dilakukan enam personel," tuturnya.

"Kami juga sudah mengajukan perbaikan armada dan pengadaan satelit untuk pemantauan," katanya lagi.

Kompas TV Kantor imigrasi kelas satu Jakarta Barat meresmikan layanan khusus disabilitas dan lansia.

Terkini Lainnya

Ke Arah Mana Angin 2019 B   ertiup?

Ke Arah Mana Angin 2019 Bertiup?

Nasional 06/04/2018, 10:20 WIB Jumat Pertama, Sandiaga Naik Bus Transjakarta ke Balai Kota

Jumat Pertama, Sandiaga Naik Bus Transjakarta ke Balai Kota

Megapolitan 06/04/2018, 10:16 WIB Saat Anak-anak Pengidap Kanker Heboh Lihat Jokowi Main Gelembung Udara

Saat Anak-anak Pengidap Kanker Heboh Lihat Jokowi Main Gelembung Udara

Nasional 06/04/2018, 10:11 WIB 6.500 Personel Gabungan Diterjunkan Amankan Demo Sukmawati Siang Ini

6.500 Personel Gabungan Diterjunkan Amankan Demo Sukmawati Siang Ini

Megapolitan 06/04/2018, 10:10 WIB Sakit Parah, Singa Betina Bersurai di Kebun Binatang AS Mati

Sakit Parah, Singa Betina Bersurai di Kebun Binatang AS Mati

Internasional 06/04/2018, 10:03 WIB Pensiunan TNI yang Tewas di Pondok Labu Dimakamkan Siang Ini

Pensiunan TNI yang Tewas di Pondok Labu Dimakamkan Siang Ini

Megapolitan 06/04/2018, 10:01 WIB Kisah Sigit Bangun Kafe Baca Unik, Sediakan Ribuan Buku Biasa hingga Buku Kuno Gratis

Kisah Sigit Bangun Kafe Baca Unik, Sediakan Ribuan Buku Biasa hingga Buku Kuno Gratis

Regional 06/04/2018, 09:38 WIB 'Terima Kasih Pak Anies, Semoga Saya Bisa Bangun Rumah Lagi'

"Terima Kasih Pak Anies, Semoga Saya Bisa Bangun Rumah Lagi"

Megapolitan 06/04/2018, 09:31 WIB Politisi PDI-P Nilai Jokowi Boleh Pakai Pesawat Kepresidenan Saat Kampanye

Politisi PDI-P Nilai Jokowi Boleh Pakai Pesawat Kepresidenan Saat Kampanye

Nasional 06/04/2018, 09:24 WIB Ancaman Penembakan Tak Goyahkan Protes Warga Palestina di Jalur Gaza

Ancaman Penemb akan Tak Goyahkan Protes Warga Palestina di Jalur Gaza

Internasional 06/04/2018, 09:15 WIB Mengenal Brigjen Firli, Deputi Penindakan Baru yang Akan Dilantik KPK

Mengenal Brigjen Firli, Deputi Penindakan Baru yang Akan Dilantik KPK

Nasional 06/04/2018, 09:08 WIB Dilema Prabowo Subianto Menuju Pilpres 2019...

Dilema Prabowo Subianto Menuju Pilpres 2019...

Nasional 06/04/2018, 09:01 WIB Sempat Alami Gizi Buruk, Bayi Vania Kondisinya Membaik dan Dapat Perhatian Khusus Dinkes Batam

Sempat Alami Gizi Buruk, Bayi Vania Kondi sinya Membaik dan Dapat Perhatian Khusus Dinkes Batam

Regional 06/04/2018, 08:50 WIB AS Sepakat Jual Artileri Senilai Rp 18 Triliun ke Arab Saudi

AS Sepakat Jual Artileri Senilai Rp 18 Triliun ke Arab Saudi

Internasional 06/04/2018, 08:43 WIB Tragedi Kamis Malam yang Tewaskan Pensiunan TNI AL di Pondok Labu

Tragedi Kamis Malam yang Tewaskan Pensiunan TNI AL di Pondok Labu

Megapolitan 06/04/2018, 08:31 WIB Load MoreSumber: Google News | Berita 24 Kepri

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »